Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN


 

Bagaimana negara menggunakan uang pajak Anda dalam APBN 2017?

Fitur interaktif ini merupakan simulasi yang memberikan gambaran atas penggunaan uang pajak Anda dalam APBN 2017, dengan menghitung kontribusi pajak Anda secara proporsional pada dua komponen besar Belanja Negara APBN, yaitu Belanja Pemerintah Pusat dan Transfer ke Daerah & Dana Desa.

Belanja Negara pada APBN 2017 sebesar Rp. 2.080,5 berasal dari:

  • Penerimaan Perpajakan 1.498,9 T
  • Penerimaan Negara Bukan Pajak 250 T
  • Hibah 1,4 T
  • Pembiayaan 330,2 T
Masukkan jumlah pajak yang telah Anda bayarkan pada form di bawah ini untuk mengetahui kemana alokasi uang pajak Anda. #sadarAPBN
 
 
 

Penggunaan Uang Pajak Anda Dalam APBN 2017
 

Perhitungan ini dilakukan dengan tanpa membedakan jenis pajak yang Anda bayarkan dan hanya dalam lingkup Penerimaan Perpajakan. (PPh, PPN, PPnBM, Cukai, Bea Masuk, Bea Keluar, Bea Materai dan PBB Migas)


Alokasi Kontribusi Anda dalam Belanja Pemerintah Pusat
0
Pelayanan Umum

Total Anggaran Dalam APBN 2017: Rp 355,8 Triliun

Alokasi ini digunakan untuk mempercepat capaian dan sasaran pada fungsi pelayanan umum, yaitu (1) meningkatnya sistem informasi pelayanan publik dan inovasi yang terintegrasi; (2) meningkatnya efektivitas pelaksanaan, pemantauan dan evaluasi reformasi birokrasi, akuntabilitas aparatur negara dan pengawasan wilayah di pusat dan daerah; dan (3) terpenuhinya kewajiban Pemerintah secara tepat waktu dan tepat jumlah dalam rangka menjaga kredibilitas dan kesinambungan pembiayaan.

 
0
Pertahanan

Total Anggaran Dalam APBN 2017: Rp 108,3 Triliun

Alokasi ini digunakan untuk mempercepat capaian dan sasaran yang diharapkan, yaitu (1) meningkatnya kontribusi industri pertahanan dalam negeri terhadap pemenuhan minimum essential force (MEF); (2) meningkatnya kesejahteraan prajurit melalui pembangunan perumahan dinas dan peningkatan kesiapan TNI; serta (3) penguatan keamanan laut dan daerah perbatasan dengan pengadaan peralatan pendukung, dan pembangunan pos pengamanan perbatasan darat baru.

 
0
Ketertiban dan Keamanan

Total Anggaran Dalam APBN 2017: Rp 121,6 Triliun

Alokasi ini digunakan untuk mempercepat capaian dan sasaran, berupa (1) meningkatnya profesionalisme Polri pada aspek pelayanan publik; (2) menguatnya koordinasi intelijen; (3) meningkatnya kapasitas rehabilitasi penyalahgunaan narkoba dan terkendalikannya laju prevalensi penyalahgunaan narkoba; dan (4) meningkatnya efektivitas sistem keamanan nasional melalui perbaikan kualitas dan jumlah policy brief yang dihasilkan oleh Dewan Ketahanan Nasional.

 
0
Ekonomi

Total Anggaran Dalam APBN 2017: Rp 310,6 Triliun

Alokasi ini digunakan untuk pencapaian sasaran antara lain (1) meningkatnya kapasitas sarana dan prasarana transportasi; (2) meningkatnya kinerja pelayanan dan industri transportasi nasional; (3) penguatan ketahanan pangan dan ketahanan air untuk kedaulatan pangan nasional; (4) terlaksananya pembangunan/peningkatan daerah irigasi baru; (5) penguatan kedaulatan energi; dan (6) meningkatnya pelayanan ketenagalistrikan melalui peningkatan rasio elektrifikasi.

 
0
Perlindungan Lingkungan Hidup

Total Anggaran Dalam APBN 2017: Rp 11,9 Triliun

Alokasi tersebut digunakan untuk mencapai sasaran, berupa (1) terlaksananya pelestarian keanekaragaman hayati pada kawasan lindung; (2) terlaksananya pemanfaatan keanekaragaman hayati yang berkelanjutan untuk kegiatan ekonomi; (3) meningkatnya kualitas lingkungan hidup yang tercermin didalam indeks kualitas lingkungan hidup; dan (4) menguatnya upaya penanganan perubahan iklim (mitigasi dan adaptasi) dan sistem peringatan dini cuaca dan iklim.

 
0
Perumahan dan Fasilitas Umum

Total Anggaran DalamAPBN 2017: Rp 29,7 Triliun

Alokasi tersebut digunakan untuk mencapai sasaran yaitu (1) meningkatnya akses masyarakat berpenghasilan rendah terhadap hunian yang layak; (2) menurunnya kondisi kumuh di perkotaan; (3) meningkatnya keamanan dan keselamatan bangunan gedung; (4) terbangunnya rumah khusus di daerah pasca bencana/konflik dan perbatasan negara; (5) terwujudnya keswadayaan masyarakat; (6) meningkatnya akses layanan air minum dan sanitasi; serta (7) berkurangnya backlog perumahan.

 
0
Kesehatan

Total Anggaran Dalam APBN 2017: Rp 61,7 Triliun

Alokasi tersebut digunakan untuk mencapai sasaran, yaitu (1) meningkatnya kualitas pelayanan kesehatan ibu, anak, dan reproduksi; (2) meningkatnya kualitas penanganan masalah gizi masyarakat; (3) meningkatnya efektivitas pengawasan obat dan makanan; (4) meningkatnya penyehatan dan pengawasan kualitas lingkungan; (5) terselenggaranya pendidikan tinggi dan pertumbuhan mutu SDM kesehatan; dan (6) meningkatnya penduduk yang mendapatkan jaminan kesehatan.

 
0
Pariwisata

Total Anggaran Dalam APBN 2017: Rp 5,4 Triliun

Alokasi ini digunakan untuk mencapai sasaran yang diharapkan, yaitu (1) tercapainya devisa di sektor pariwisata; (2) tercapainya kontribusi bidang pariwisata terhadap PDB; (3) tercapainya jumlah kunjungan wisatawan mancanegara dan wisatawan nusantara; dan (4) penambahan tenaga kerja dari sektor ekonomi kreatif dan menciptakan pertumbuhan orang kreatif menjadi start-up usaha baru.

 
0
Agama

Total Anggaran Dalam APBN 2017: Rp 9,7 Triliun

Alokasi ini digunakan untuk mencapai sasaran yang diharapkan, antara lain (1) meningkatnya kualitas pemahaman dan pengamalan ajaran agama, kualitas pelayanan kehidupan beragama, serta harmoni sosial dan kerukunan hidup umat beragama; dan (2) meningkatnya kualitas penyelenggaraan ibadah haji dan umrah yang transparan, efisien, dan akuntabel.

 
0
Pendidikan

Total Anggaran Dalam APBN 2017: Rp 143,1 Triliun

Alokasi ini digunakan untuk pencapaian sasaran yaitu (1) meningkatnya angka partisipasi pendidikan; (2) meningkatnya rata-rata lama sekolah penduduk usia di atas 15 tahun; (3) meningkatnya rata-rata angka melek aksara; (4) meningkatnya persentase Pendidikan Tinggi minimal terakreditasi B; (5) meningkatnya persentase kompetensi keahlian SMK berakreditasi minimal B; (6) menurunnya kesenjangan partisipasi pendidikan antar kelompok masyarakat; dan (7) meningkatnya jaminan hidup dan fasilitas pengembangan ilmu pengetahuan dan karir bagi guru di daerah khusus.

 
0
Perlindungan Sosial

Total Anggaran Dalam APBN 2017: Rp 157,7 Triliun

Alokasi ini digunakan untuk pencapaian sasaran yaitu (1) menurunnya tingkat kesenjangan antarkelompok masyarakat; (2) meningkatnya coverage program-program perlindungan sosial; (3) menurunnya jumlah rumah tangga sangat miskin; (4) meningkatnya cakupan pelayanan dasar dan akses masyarakat kurang mampu; (5) meningkatnya akses penduduk rentan dan kurang mampu; (6) meningkatnya kualitas hidup dan peran perempuan; (7) meningkatnya akses dan kualitas hidup penyandang disabilitas dan lanjut usia; dan (8) meningkatnya jumlah pengawasan perlindungan anak.

 

Alokasi Kontribusi Anda dalam Belanja Ke Daerah
0
Dana Alokasi Umum

Total Anggaran Dalam APBN 2017: Rp 410,8 Triliun

Salah satu transfer dana pemerintah pusat kepada pemerintah daerah yang bersumber dari pendapatan APBN yang dialokasikan dengan tujuan pemerataan kemampuan keuangan antardaerah untuk mendanai kebutuhan daerah dalam rangka pelaksanaan desentralisasi.

 
0
Dana Bagi Hasil

Total Anggaran Dalam APBN 2017: Rp 92,8 Triliun

Dana yang dialokasikan kepada daerah yang bersumber dari pendapatan APBN berdasarkan persentase tertentu guna mendanai kebutuhan daerah dalam rangka pelaksanaan desentralisasi. Dana Bagi Hasil terdiri dari Dana Bagi Hasil dari Pajak dan Dana Bagi Hasil dari Sumber Daya Alam.

 
0
Dana Alokasi Khusus Fisik

Total Anggaran Dalam APBN 2017: Rp 58,3 Triliun

Dana ini terdiri dari Dana Alokasi Khusus Reguler, Infrastruktur dan Publik Daerah, dan Afirmasi. Dana Alokasi Khusus Reguler ditujukan untuk pembangunan di dalam bidang Pendidikan, Kesehatan dan KB, Perumahan, Pemukiman, Air Minum, dan Sanitasi, Kedaulatan Pangan, Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Energi Skala Kecil, Kelautan dan Perikanan, Prasarana Pemerintahan Daerah, Transportasi, Sarana Perdagangan, serta Industri Kecil Menengah dan Pariwisata.

 
0
Dana Alokasi Khusus Non Fisik

Total Anggaran Dalam APBN 2017: Rp 115,1 Triliun

Dana ini digunakan untuk membiayai kegiatan dalam bidang Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Bantuan Operasional Penyelenggaraan PAUD (BOP), Tunjangan Profesi Guru PNS Daerah, Tambahan Penghasilan Guru PNS Daerah, Dana Proyek Pemerintah Daerah dan Desentralisasi, BOK dan BOKB, serta Dana Peningkatan Kapasitas Koperasi, UKM, dan Ketenagakerjaan.

 
0
Dana Keistimewaan DIY

Total Anggaran Dalam APBN 2017: Rp 0,8 Triliun

Dana ini dialokasikan untuk mendanai urusan Keistimewaan DIY, meliputi: a) tata cara pengisian jabatan, kedudukan, tugas, dan wewenang Gubernur dan Wakil Gubernur; b) kelembagaan Pemerintah Daerah DIY; c) kebudayaan; d) pertanahan; dan e) tata ruang.

 
0
Dana Otonomi Khusus

Total Anggaran Dalam APBN 2017: Rp 19,5 Triliun

Dana Otonomi Khusus Provinsi Papua dan Papua Barat terutama ditujukan untuk pembiayaan Pendidikan dan Kesehatan. Dana Tambahan Infrastruktur Provinsi Papua dan Papua Barat ditujukan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur, seperti jalan, jembatan, dermaga, sarana transportasi darat, sungai maupun laut. Selain itu, terdapat Dana Otonomi Khusus Provinsi Aceh yang ditujukan untuk pembiayaan pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur, pemberdayaan ekonomi rakyat, pengentasan kemiskinan, serta pendanaan pendidikan, sosial, dan kesehatan.

 
0
Dana Insentif ke Daerah

Total Anggaran Dalam APBN 2017: Rp 7,5 Triliun

Dana ini dialokasikan kepada Provinsi, Kabupaten, dan Kota berdasarkan kriteria utama dan kriteria kinerja. Dana ini bertujuan untuk memberikan penghargaan (reward) kepada daerah yang mempunyai kinerja baik dalam bidang Kesehatan Fiskal dan Pengelolaan Keuangan Daerah, Pelayanan Dasar Publik, dan Perekonomian dan kesejahteraan (termasuk pengendalian tingkat inflasi).
 
0
Dana Desa

Total Anggaran Dalam APBN 2017: Rp 60 Triliun

Pada tahun 2017, Dana Desa dialokasikan kepada 74.954 desa dengan rata-rata alokasi dana desa per desa sebesar Rp 800,5 juta. Arah kebijakan Dana Desa tahun 2017 adalah untuk (1) meningkatkan anggaran Dana Desa, dengan tetap memperhatikan kondisi keuangan negara, (2) mengalokasikan Dana Desa dengan memperhatikan aspek pemerataan dan keadilan, (3) meningkatkan kualitas pengelolaan Dana Desa, dan (4) meningkatkan kapasitas perangkat desa melalui pelatihan dan pendampingan desa guna meningkatkan efektivitas pengelolaan dan penggunaan Dana Desa.
 

*Perhitungan diatas adalah simulasi, yang didasarkan pada asumsi bahwa kontribusi pajak Anda dialokasikan secara proporsional terhadap Belanja Negara sesuai dengan alokasi dalam Nota Keuangan dan Undang-Undang APBN 2017 tanpa membedakan jenis pajak yang Anda bayarkan dan hanya dalam lingkup pajak pusat. (PPh, PPn, Cukai, Bea Masuk, Bea Keluar, Bea Materai dan PBB Migas)
 
 
 

 
 
Bagikan Hasil Kontribusi Pajak Anda ke Teman:
 
 
 
 
 

Pahami Anggaran Negerimu

APBN 2017 disusun secara lebih realistis, kredibel, berkualitas dan berkelanjutan sehingga ke depan dapat menjadi instrumen dalam mengatasi berbagai permasalahan bangsa.

Kawal Pelaksanaan APBN

 Partisipasi aktif masyarakat berperan penting dalam pengawasan program dan kinerja pemerintah untuk penyelenggaraan pembangunan dan pelayanan publik yang lebih baik