Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN


undefined

Kemenkeu Mengajar Sebuah kegiatan mengajar selama satu hari di sekolah yang dilaksanakan oleh pegawai Kementerian Keuangan yang mendaftar sebagai relawan. Relawan akan mengajarkan bagaimana peran Kementerian Keuangan dalam upaya menjaga ekonomi negeri dan memperkenalkan profesi yang ada di Kementerian Keuangan. Relawan juga akan mengajarkan nilai-nilai dan semangat yang dibawa oleh Kementerian Keuangan.

Kegiatan ini mengusung semangat kesukarelaan, panitia tidak memungut biaya apapun pada sekolah dan pegawai yang mengikuti Kemenkeu Mengajar juga tidak akan mendapatkan pembayaran, baik honor maupun SPD. Biaya yang ditimbulkan atas penyelenggaraan kegiatan ini tidak dibebankan pada APBN (Non-APBN). Perlu kita yakini bahwa masa depan Indonesia yang lebih baik adalah imbalan yang pantas dalam upaya turut mencerdaskan kehidupan bangsa melalui Kemenkeu Mengajar ini.

Visi

Menjadi penggerak yang membantu meningkatkan Institutional Ownership dan citra Kementerian Keuangan yang dekat dengan masyarakat.

Misi

  • Meningkatkan kepedulian sosial berbasis kesukarelaan di lingkungan luar Kemenkeu;
  • Menimbulkan kebanggan dan instutional ownership bagi para pegawai;
  • Meningkatkan awareness anak-anak di pendidikan dasar terhadap peranan negara khususnya Kemenkeu.

Tujuan

  • Mengenalkan Peranan Kemenkeu pada anak-anak;
  • Mengaktivasi semangat kerelawanan di lingkungan birokrasi;
  • Membangun citra baik institusi;
  • Menjaga stabilitas work-life balance;
  • Memberikan motivasi untuk berkontribusi kepada negeri.

Nilai-nilai Dasar Kemenkeu Mengajar

  • Sukarela;
  • Sinergi;
  • Semangat;
  • Bermanfaat.
  • Terdapat rangkaian pre-event “Road to Kemenkeu Mengajar 6” dalam bentuk perlombaan untuk siswa SD/SMP/SMA sederajat, webinar, dan lain-lain;
  • Melibatkan tokoh-tokoh influencer sebagai narasumber untuk membangkitkan semangat baik itu siswa, guru, kepala sekolah, maupun relawan;
  • Menginisiasi keikutsertaan sekolah luar biasa (SLB) dalam kegiatan Kemenkeu Mengajar dan melibatkan relawan dengan keahlian khusus;
  • Pengembangan sistem penyusunan kurikulum agar lebih terarah dan mudah dipahami oleh relawan dan siswa dari berbagai jenjang pendidikan.

undefined

Kemenkeu Mengajar 6 merupakan kegiatan kerelawanan mengajar selama satu hari di sekolah melalui media daring yang akan memperkenalkan bagaimana peran Kementerian Keuangan dalam upaya menjaga perekonomian negara dan juga memperkenalkan beragam profesi yang ada di Kementerian Keuangan. Relawan akan menularkan nilai-nilai dan semangat di dalam Kementerian Keuangan serta berbagi kisah tentang mimpi anak negeri. Tahun 2021 masih menjadi tahun pandemi, semangat kebaikan kami tak lantas pergi. Kemenkeu Mengajar hadir kembali. Menginjak tahun keenam, kegiatan mengajar masih akan dilakukan dari rumah saja. Namun, tentu tak akan berkurang maknanya. Apalagi jika Sobat KM turut bergabung di dalamnya. Mari bergabung menjadi penjaga serta pembangun mimpi!

Di tengah pandemi Covid-19, Kemenkeu Mengajar tetap dilaksanakan. Pada Kemenkeu Mengajar 6, seluruh rangkaian kegiatan baik dari hari Briefing, Hari Mengajar dan juga Hari Refleksi dilaksanakan secara daring (online). Hal ini tentu saja tidak menjadi halangan bagi para relawan untuk terus dapat berbagi kebaikan untuk bersama. Selain itu, kami membuka kesempatan bagi sekolah yang ingin ikut berkolaborasi pada kegiatan Kemenkeu Mengajar 6. Sekolah manapun di seluruh Indonesia bisa berpartisipasi baik dari jenjang Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA) dan sederajat, baik itu negeri maupun swasta dengan mendaftarkan sekolahnya masing-masing.

Pelaksanaan kegiatan Kemenkeu Mengajar 6 dimulai dari proses dibukanya rekrutmen relawan Kementerian Keuangan untuk memenuhi posisi sebagai relawan pengajar, dokumentator dan fasilitator. Relawan pengajar akan berperan seperti pada kegiatan Kemenkeu Mengajar sebelumnya, yaitu mempersiapkan proses belajar mengajar dan melakukan kegiatan mengajar. Relawan dokumentator akan berperan dalam mendokumentasikan dan/atau mengabadikan kegiatan baik dalam bentuk foto maupun video. Kreativitas relawan dokumentator dalam mengabadikan kegiatan secara daring akan sangat membantu menggaungkan kegiatan Kemenkeu Mengajar di tahun ini. Peran fasilitator adalah sebagai juru bicara/penghubung utama antara panitia (relawan pengajar dan dokumentator) dengan pihak sekolah untuk dapat berkoordinasi teknis pelaksanaan kegiatan Kemenkeu Mengajar 6.

Sebagai gambaran kegiatan Kemenkeu Mengajar 6 mendatang, Hari Mengajar Kemenkeu Mengajar 5 pada tahun 2020 dilaksanakan dalam satu hari dengan durasi 2x45 menit (dibagi menjadi 2 sesi). Teknis mengajar dilakukan daring menyesuaikan dengan fasilitas yang digunakan oleh sekolah, bisa menggunakan video conference dengan menayangkan video, paparan dan lain-lain. Sedangkan untuk jumlah kelas yang diikutsertakan dalam kegiatan ini menyesuaikan dengan kepemilikan akun video conference pada sekolah tersebut. Selain kegiatan di kelas masing-masing, kami juga akan mengundang perwakilan 5-10 anak terpilih dari tiap-tiap sekolah untuk dapat diikutkan pada kelas bersama Menteri Keuangan. 

Pada Kemenkeu Mengajar 5, Menteri Keuangan dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, bersama Wakil Menteri Keuangan, Sekretaris Jenderal, dan para Pejabat Eselon I turut menjadi relawan dan turun langsung mengajar bersama relawan pegawai.  Kegiatan akan dimulai dari sesi pembuka, yaitu sesi perkenalan, penyampaian tujuan, dan salam pembuka. Dilanjutkan dengan sesi pengajaran di Kelas Online, meliputi pengenalan Kemenkeu, APBN dan keuangan negara, profesi secara spesifik, pemberian motivasi untuk berkontribusi kepada negeri, cita-cita, rasa cinta tanah air, cinta kebersihan, dan gotong royong. Relawan juga akan melakukan pembelajaran interaktif dengan membuka sesi tanya jawab. Kemudian diakhiri dengan sesi penutup yang meliputi kegiatan bernyanyi bersama, penyampaian plakat/sertifikat penghargaan kepada sekolah atas partisipasinya dan salam perpisahan.

Deskripsi singkat Kemenkeu Mengajar 6

  • Dilaksanakan secara virtual/daring, baik hari briefing, mengajar, dan refleksi mempertimbangkan masih meningkatnya kasus Covid-19 di Indonesia;
  • Tidak ada tatap muka pada hari mengajar, seluruh relawan perlu kreatif dalam membawa suasana kegiatan belajar mengajar secara daring;
  • Proses dokumentasi (baik foto maupun video) dilakukan dari jarak jauh;
  • Terbuka pendaftaran bagi sekolah yang ingin berkolaborasi di Kemenkeu Mengajar agar relawan dapat mengajar di sekolahnya;
  • Melibatkan jenjang SD, SMP, SMA, dan sederajat, baik swasta maupun negeri di seluruh indonesia;
  • Serial Cerdik (Cerita di KM) yang ditayangkan pada live Instagram @kemenkeumengajar dan kanal Youtube Kemenkeu Mengajar;
  • Relawan pengajar atau dokumentator dapat mengunjungi sekolah di daerah yang berbeda di seluruh indonesia;
  • Terdapat kelas khusus yang menampung seluruh perwakilan siswa dari berbagai daerah di Indonesia;
  • Memberikan materi berupa ajakan dan pemberian motivasi untuk tetap semangat dan tetap sehat dalam menghadapi pandemi.

Yang baru di Kemenkeu Mengajar 6

  • Terdapat rangkaian pre-event “Road to Kemenkeu Mengajar 6” dalam bentuk perlombaan untuk siswa SD/SMP/SMA sederajat, webinar, dan lain-lain;
  • Melibatkan tokoh-tokoh influencer sebagai narasumber untuk membangkitkan semangat baik itu siswa, guru, kepala sekolah, maupun relawan;
  • Menginisiasi keikutsertaan sekolah luar biasa (SLB) dalam kegiatan Kemenkeu Mengajar dan melibatkan relawan dengan keahlian khusus;
  • Pengembangan sistem penyusunan kurikulum agar lebih terarah dan mudah dipahami oleh relawan dan siswa dari berbagai jenjang pendidikan.

undefined

Cerita di KM (Cerdik) merupakan program baru yang dikeluarkan oleh Kemenkeu Mengajar di tahun 2020. Cerdik pertama kali ditayangkan sebagai satu dari rangkaian kegiatan Kemenkeu Mengajar 5. Cerdik merupakan acara bincang santai yang membahas tema-tema yang terkait dengan Kemenkeu Mengajar pada khususnya, dan topik-topik seputar kebijakan publik yang beririsan dengan semangat kegiatan Kemenkeu Mengajar, misalnya di bidang fiskal dan sektor pendidikan. Cerdik dilakukan dengan dua format, yaitu Live Instagram dan Talkshow. Rangkaian Serial Cerdik dilaksanakan untuk menambah wawasan baik para relawan, maupun para penonton lainnya. Cerdik episode reguler ditayangkan melalui media live Instagram pada akun @kemenkeumengajar, sedangkan Cerdik edisi spesial HORI ditayangkan melalui kanal Youtube Kemenkeu Mengajar dengan tampilan berupa webinar/talkshow. Tahun 2021, Cerdik akan dilaksanakan kembali sebagai rangkaian pre-event Kemenkeu Mengajar 6 dengan narasumber dan tema yang tidak kalah menarik tentunya.

undefined

Briefing

  • Merupakan pertemuan antara panitia dan relawan untuk menyamakan persepsi tentang Kemenkeu Mengajar;
  • Dilaksanakan sebelum Hari Mengajar;
  • Panitia mengundang pakar yang kompeten di bidangnya (pakar tersebut juga sukarela datang) untuk memberikan bekal kepada para relawan, misal: pakar komunikasi dengan anak, fotografer, dsb.

Hari Mengajar

  • Para relawan berperan sebagai guru bagi siswa untuk sehari;
  • Para relawan mengenalkan tentang profesinya, sekilas Keuangan Negara dan kemudian mengajak anak-anak berkontribusi untuk negeri.

Refleksi

  • Merupakan kegiatan pasca Hari Mengajar yang dilakukan untuk merefleksikan apa yang telah dilaksanakan pada Hari Mengajar;
  • Berisi testimoni, pemutaran foto dan video Hari Mengajar, serta evaluasi pelaksanaan Hari Mengajar.

Materi Apa yang Diberikan pada Hari Mengajar

  • Pengenalan terhadap Kemenkeu, APBN, dan Keuangan Negara;
  • Pengenalan profesi para relawan dan perannya di Kemenkeu;
  • Pengenalan peran Kemenkeu dalam membangun negeri;
  • Ajakan dan pemberian motivasi untuk berkontribusi kepada negeri.

Rundown Hari Mengajar

  • Upacara Bendera (Sesi Pembuka), meliputi antara lain: perkenalan, penyampaian tujuan, dan salam pembuka;
  • Pengajaran di kelas, meliputi antara lain : pengenalan Kemenkeu, APBN dan keuangan negara, profesi secara spesifik, pemberian motivasi untuk berkontribusi kepada negeri;
  • Sesi Penutup di Lapangan Sekolah, meliputi: bernyanyi bersama, penyampaian plakat/sertifikat penghargaan kepada sekolah atas partisipasinya, dan salam perpisahan.

Rundown pada Kemenkeu Mengajar 6 daring

  • Sesi Pembuka, meliputi antara lain: perkenalan, penyampaian tujuan, dan salam pembuka;
  • Pengajaran di Kelas Online , meliputi antara lain: pengenalan Kemenkeu, APBN dan keuangan negara, profesi secara spesifik, serta pemberian motivasi untuk tetap semangat dan tetap sehat menghadapi pandemi;
  • Tanya Jawab dan mengajak siswa untuk aktif dalam kegiatan belajar mengajar;
  • Sesi Penutup, meliputi antara lain: bernyanyi bersama, penyampaian plakat/sertifikat penghargaan kepada sekolah atas partisipasinya, dan salam perpisahan.

undefined

Kemenkeu Mengajar 1 (2016)

  • Dilaksanakan di 6 kota pada 6 pulau: Banda Aceh. Jakarta, Balikpapan, Denpasar, Makassar, Sorong;
  • Dilaksanakan di 35 sekolah dasar di 6 kota: 3 SD di Banda Aceh, 2 SD di Sorong, 5 SD di Balikpapan, 8 SD di Makassar, 4 SD di Denpasar, dan 13 SD di wilayah DKI Jakarta;
  • Dilaksanakan oleh 117 panitia, 496 relawan pengajar, dan 96 relawan dokumentator.

Kemenkeu Mengajar 2 (2017)

  • Dilaksanakan di 51 Kota/ Kabupaten di 28 Provinsi; Lhokseumawe, Banda Aceh, Subulussalam, Medan, Tebing Tinggi, Pekanbaru, Tanjung Pinang. Kab. Karimun, Padang, Jambi, Pangkalpinang, Sekayu, Bandar Lampung, Tangerang Selatan, Bandung, Purwakarta, Bogor, Surabaya, Malang, Situbondo, Jember, Gresik, Semarang, Tegal, Pekalongan, Purwokerto, Purworejo, Purbalingga, DKI Jakarta, Banjarmasin, Pontianak, Ketapang, Samarinda, Balikpapan, Kab Kutai Barat, Bontang, Mataram, Denpasar, Gorontalo, Mamuju, Makassar, Bantaeng, Bulukumba, Pare-pare, Palu, Manado, Kendari, Ternate, Ambon, dan Jayapura;
  • Dilaksanakan di 138 sekolah dasar di 51 kota;
  • Dilaksanakan oleh 1256 relawan pengajar dan 332 relawan dokumentator.

Kemenkeu Mengajar 3 (2018)

  • Dilaksanakan serentak di 76 Kota/Kabupaten di 34 Provinsi: Aceh Singkil, Ambon, Balikpapan, Bandung, Bandar Lampung, Banyuwangi, Bengkulu, Bangka Barat, Banjarmasin, Berau, Biak Numfor, Bima, Cimahi, Denpasar, Dumai dan Pekanbaru, Gorontalo, Jayapura, Jambi, Karimun, Kediri (Kota dan Kabupaten), Kotawaringin Barat, Ketapang Kupang, Labuan Bajo, Lahat, Langsa, Lombok Lubuk Linggau, Luwuk, Madura, Magelang, Manado, Palangkaraya, Pematangsiantar, Sabang, Serang, Sleman dan Bantul, Majene, Makassar, Mamuju, Majene, Medan, Palu, Padang, Palembang, Parepare, Pontianak, Purwokerto, Rejang Lebong, Samarinda, Semarang, Sibolga, Sorong, Surabaya, Surakarta, Tangerang, Tanjung Selor, Tasikmalaya, Ternate, Sorong, Timika, Tanjung Pinang Bintan, dan Yogyakarta;
  • Dilaksanakan di 174 Sekolah di 34 Provinsi;
  • Melibatkan 3.562 Relawan dan 58.799 Siswa dari seluruh tanah air.

Kemenkeu Mengajar 4 (2019)

  • Dilaksanakan serentak pada 60 kota/kabupaten di 28 provinsi;
  • Melibatkan lebih dari 3.500 relawan Kementerian Keuangan.

Kemenkeu Mengajar 5 (2020)

  • Pertama kalinya melaksanakan kegiatan Kemenkeu Mengajar melalui daring (baik hari briefing, mengajar, dan refleksi);
  • Melibatkan lebih dari 1250 relawan Kementerian Keuangan;
  • Dilaksanakan pada 27 Sekolah Dasar, 16 Sekolah Menengah Pertama, 42 Sekolah Menengah Atas;
  • 84 Sekolah berlokasi di 52 kota/kabupaten yang tersebar pada 19 provinsi di Indonesia, dan 1 sekolah Indonesia di Kinabalu, Malaysia;
  • Menteri Keuangan, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, 27 Pejabat Eselon I di lingkungan Kementerian Keuangan turut mengajar pada Kemenkeu Mengajar 5;
  • Pertama kalinya membuka Terbuka pendaftaran bagi sekolah yang ingin berkolaborasi di Kemenkeu Mengajar agar relawan dapat mengajar di sekolahnya;
  • Pertama kalinya melibatkan jenjang SMP, SMA, dan sederajat, baik swasta maupun negeri di seluruh indonesia;
  • Pertama kalinya dilaksanakan serial Cerdik (Cerita di KM) yang ditayangkan pada live Instagram @kemenkeumengajar dan kanal Youtube Kemenkeu Mengajar;
  • Relawan pengajar atau dokumentator dapat mengunjungi sekolah di daerah yang berbeda di seluruh indonesia.

Impact Kemenkeu Mengajar 2016 - 2020

  • Pengenalan lebih jauh tentang Kemenkeu, Keuangan Negara dan profesi di Kementerian Keuangan kepada ribuan siswa SD pada tahun 2016, 2017, 2018, 2019, dan 2020;
  • Pendalaman belonging terhadap instansi Kemenkeu pada relawan (pegawai) terpilih;
  • Pada saat kegiatan berlangsung, media sosial dibanjiri momen Kemenkeu Mengajar #kemenkeumengajar;
  • Euforia Kemenkeu Mengajar pada 2016 tak hanya berhenti di 6 Kota. Pegawai Kementerian Keuangan di kota lainnya tak ingin ketinggalan momen serupa. Sebut saja Solo, Surabaya, Semarang, Malang, Magelang, Jepara, Manado hingga Tobelo bahkan Tokyo menyelenggarakan Kemenkeu Mengajar (unofficial);
  • Program yang kontinyu ke sekolah-sekolah yang dilakukan oleh Relawan Kemenkeu Mengajar baik di pusat maupun daerah;
  • Aktivasi akun media sosial Menteri Keuangan, 11 Unit Eselon I di lingkungan Kemenkeu, dan 46 akun sosial Kemenkeu Mengajar di daerah.
  • Memberikan informasi mengenai tujuan dan kebijakan terkait pengalokasian anggaran pendidikan selama masa pandemi;
  • Memberikan wawasan mengenai tantangan pendidikan di masa pandemi beserta solusinya;
  • Menggambarkan peranan penting tenaga pendidik di masa pandemi.

BUMN di bawah pembinaan Kemenkeu yang turut menyukseskan kegiatan Kemenkeu Mengajar

  • PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia
  • PT Sarana Multi Infrastruktur
  • PT Geo Dipa Energi
  • PT Sarana Multigriya Finansial
  • Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia

undefined

Relawan Pengajar

Persyaratan

  • Pegawai aktif Kemenkeu termasuk yang sedang menjalani tugas belajar dengan pengalaman kerja minimal 1 (satu) tahun kerja pada 1 November 2021;
  • Bersedia hadir pada hari briefing, mengajar, dan refleksi secara virtual (daring);
  • Berkomitmen dan bersedia untuk menjalin komunikasi dan kerja sama yang baik serta menanggung pribadi seluruh biaya akomodasi (misal biaya kuota internet, dll).

Relawan Fasilitator

Persyaratan

  • Pegawai aktif Kemenkeu termasuk pegawai CPNS dan/atau yang sedang menjalani tugas belajar;
  • Bersedia hadir pada hari briefing, mengajar, dan refleksi secara virtual (daring);
  • Berkomitmen dan bersedia untuk menjalin komunikasi dan kerja sama yang baik serta menanggung pribadi seluruh biaya akomodasi (misal biaya kuota internet, dll).

Relawan Dokumentator

Persyaratan

  • Pegawai aktif Kemenkeu termasuk pegawai CPNS dan/atau yang sedang menjalani tugas belajar;
  • Bersedia menyediakan peralatan dokumentasi secara pribadi;
  • Bersedia hadir pada hari briefing, mengajar, dan refleksi secara virtual (daring);
  • Bersedia menggunakan jaringan/paket data secara pribadi untuk keperluan virtual photoshoot dan video shooting;
  • Bersedia menyerahkan hasil karya yang akan digunakan sepenuhnya untuk kepentingan Kemenkeu Mengajar;
  • Tidak memprivate akun media sosial selama proses pendaftaran dan kegiatan Kemenkeu Mengajar berlangsung;
  • Berkomitmen dan bersedia untuk menjalin komunikasi dan kerja sama yang baik serta menanggung pribadi seluruh biaya akomodasi (misal biaya kuota internet, dll).

undefined

Alur Pendaftaran:

  • Pihak sekolah (kepala sekolah atau guru yang ditunjuk) mendaftar melalui tautan yang tersedia pada laman www.kemenkeu.go.id/kemenkeumengajar;
  • Pihak sekolah akan mendapat notifikasi pendaftaran melalui email yang mendaftarkan;
  • Panitia KM6 akan melakukan verifikasi atas data isian pendaftaran sekolah;
  • Panitia akan menghubungi calon sekolah dan selanjutnya melakukan survei sekolah menggunakan sarana atau media komunikasi jarak jauh;
  • Berdasarkan hasil verifikasi, survei, dan pertimbangan tertentu, panitia melakukan penilaian calon sekolah;
  • Panitia menetapkan dan mengumumkan sekolah peserta KM6 melalui laman www.kemenkeu.go.id/kemenkeumengajar atau media sosial resmi Kemenkeu Mengajar;
  • Panitia KM6 akan menghubungi sekolah terpilih dalam rangka persiapan dan pelaksanaan KM6.

Syarat Sekolah:

  • Sekolah, baik negeri maupun swasta, yang meliputi: SD, SMP, SMA, atau sederajat, termasuk Sekolah Indonesia Luar Negeri;
  • Sekolah memiliki jaringan internet yang stabil;
  • Sekolah memastikan para siswa yang menjadi rombongan belajar memiliki akses internet untuk mengikuti Kemenkeu Mengajar 6;
  • Sekolah memiliki sarana pembelajaran jarak jauh, contohnya: akun Zoom Meeting;
  • Sekolah mengalokasikan waktu pembelajaran pada saat Hari Mengajar;
  • Sekolah mengikutsertakan perwakilannya dalam rangkaian pelaksanaan Kemenkeu Mengajar 6, seperti: perwakilan guru yang ditunjuk untuk hari Briefing (sebelum hari Mengajar) maupun Refleksi (sesudah hari Mengajar), perwakilan siswa untuk Kelas Virtual Bersama Menteri.

Manfaat Sekolah Berkolaborasi:

  • Sarana untuk para siswa mendapatkan pemahaman dan pengetahuan mengenai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara serta manfaatnya;
  • Wujud implementasi pendidikan penguatan karakter dan program Merdeka Belajar;
  • Kesempatan bagi para siswa membangun perspektif tentang profesi dan karir masa mendatang, salah satunya di Kementerian Keuangan.