Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN


Pengarusutamaan Gender

MEKANISME PENYUSUNAN PERENCANAAN
DAN PENGANGGARAN RESPONSIF GENDER
DAN IMPLEMENTASI DI KEMENTERIAN KEUANGAN

Perencanaan dan penganggaran responsif gender (PPRG) merupakan suatu pendekatan analisis kebijakan, program dan kegiatan untuk mengetahui perbedaan kondisi, permasalahan, aspirasi dan kebutuhan perempuan dan laki-laki. Penyusunan PPRG diawali dengan pengintegrasian isu gender dalam penyusunan perencanaan dan penganggaran serta merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan. Analisis situasi/analisis gender harus dilakukan pada setiap tahapan penyusunan kebijakan strategis dan kebijakan operasional. Dokumen kebijakan strategis meliputi RPJP, RPJMN, Renstra K/L, RKP, Renja K/L dan Pagu Indikatif/pagu sementara, sedangkan kebijakan operasional meliputi dokumen APBN, RKA-K/L dan DIPA. Dokumen kebijakan strategis menjadi dasar penyusunan program dan kegiatan yang responsif gender, sementara operasionalisasi pengintegrasian isu gender dalam perencanaan dan penganggaran dilakukan melalui penyusunan dokumen Renja K/L.

Perencanaan dan Penganggaran Responsif Gender (PPRG) di Kementerian Keuangan mengikuti siklus perencanaan dan penganggaran secara nasional. Siklus dimulai dengan penyusunan Renja KL eselon II oleh penanggung jawab kegiatan pokok di masing-masing eselon II pada kurun waktu Januari-April, dan dilanjutkan dengan diterimanya pagu indikatif, dan berakhir setelah DIPA dari Kementerian Keuangan pada kurun waktu Agustus-Desember tahun yang sama.

  Langkah-langkah Perencanaan yang Responsif Gender
  Langkah-langkah Penganggaran yang Responsif Gender